ARGA MAKMUR – Kasat Pol PP Bengkulu
Utara (BU) Juhirjo, SH menuturkan tiga PNS yang sempat kejar-kejaran
dengan Satpol PP yang tengah bertugas sudah datang ke kantor mereka.
Kedatangan tiga PNS tersebut untuk mengambil Hp dan kunci motor yang
ditinggalkan di rumah makan saat Satpol mendatangi mereka Senin siang
lalu.
Menurut Juhirjo, mereka hanya diberi
pengarahan lantaran baru kali itu terjaring razia. Mereka juga minta
maaf dan mengaku spontan kabur lantaran khawatir kabar mereka tengah
makan di bulan Ramadan akan tersebar. “Mereka sudah minta maaf dan tidak
kita perpanjang lagi. Intinya mereka hanya takut saja karena malu. Tapi
mudah-mudahan hal seperti ini tidak terulang ke PNS lain,” terang
Juhirjo.
Sementara Bupati BU Dr. Ir, HM. Imron
Rosyadi, MM, M.Si minta seluruh PNS lelaki muslim menghormati bulan
Ramadan. Bahkan, jika terpaksa tidak berpuasa, ia minta PNS membeli
makanan dan memakannya di rumah. “Minimal dibungkus saja makannya,
jangan terlalu mencolok makan di rumah makan dan mengenakan seragam
PNS,” imbau Imron.
Imron juga minta makan di tempat umum di
waktu jam kerja ini tidak terulang lagi, lantaran bisa membuat buruk
citra PNS. Ia berharap mereka yang keluar pada jam dinas dan berkeliaran
di pasar dan rumah makan tidak mengenakan seragam PNS. “Kita saling
menghormati, apalagi ini bulan puasa. Kalau kewajibannya kerja, lebih
baik kerja dulu,” demikian Imron.(qia)