ARGA MAKMUR – Soal dan
Lembar jawaban Komputer (LJK) Ujian Nasional (Unas) SMA sederajad
kemarin tiba di Bengkulu Utara (BU). Berbeda dengan tahun sebelumnya,
soal dengan jumlah 63 kardus lebih tersebut tidak lagi dibuka tiap
amplopnya dibagi per sekolah, melainkan langsung didistribusikan ke
sekolah-sekolah setelah dibagi di Mapolres BU.
![]() |
Soal unas yang kemarin sudah tiba di Mapolres BU dan didistribusikan ke masing-masing mapolsek untuk hari ini dikirim ke sekolah pelaksana Unas.SHANDY/RB |
Kapolres BU AKBP. Ahmad Tarmizi, SH
menuturkan tiap soal yang berangkat kemarin akan langsung ditempatkan di
masing-masing Mapolsek. Disana, soal akan ditempatkan di tempat khusus
yang tidak bisa dimasuki sembarang orang. “Di tempat khusus itu dijaga
ketat, yang boleh masuk hanya polisi. Sekolah dan panitia independent
secara bersamaan,” terang Kapolres.
Setelah tiba di Mapolres, soal tidak
pernah lepas dari pengawasan polisi. Tiap soal yang berangkat dikawal
dua polisi bersenjata untuk memastikan soal tidak dibuka sebelum besok
pagi di ruang ujian yang disaksikan semua pihak. “Sejak awal sudah kita
ingatkan pada anggota untuk awas dan tidak lengah. Tugas polisi mulai
dari distribusi ke sekolah, hingga pengawalan pengembalian ke Provinsi
Bengkulu,” tambahnya.
Kadis Dikbud Haryadi, S.Pd MM, M.Si
menuturkan sejauh ini belum bisa memastikan apakah jumlah soal dan LJK
yang diterima kemarin lengkap. Pasalnya, aturan baru panitia daerah
dilarang membuka kardus yang berisi soal dan LJK tersebut kecuali saat
berada di sekolah karena sudah dibuat paket per sekolah.
“Kalau tahun dulu kita bisa cek sesuai
amplop, tapi sekarang tidak bisa. Karena semuanya sudah ada di dalam
kardus dan diketahui saat pagi ujian,” pungkasnya.
Ia juga mengharapkan, sekolah
benar-benar memeriksa dengan cemat soal yang akan dibuka besok pagi,
sehingga tidak kekurangan saat ujian berjalan. Kalaupun ada kekurangan
atau kesalahan distribusi, ia berharap segera dilaporkan sebelum ujian
dimulai. “Jangan sampai merugikan siswa karena waktu pengerjaan soal,”
tukasnya.
Sekadar diketahui, sebanyak 2.793 siswa
yang akan mengikuti unas. Sebanyak 3 sekolah yang tidak ikut
menyelenggarakan unas lantaran peserta yang kurang dari 20 orang adalah
MAN Lais, Popes Al-um dan Darul Ilmi. Ketiganya bergabung dengan sekolah
lain yang terdekat.(qia)