ARGA MAKMUR – Ada yang
aneh dari kondisi di Kota Arga Makmur jelang pemilu mendatang. Sejak
beberapa hari ini BBM terutama jenis premium (bensin) tiba-tiba langka,
termasuk di dua SPBU di Arga Makmur yang lebih sering kehabisan stok
BBM.
Hal ini menyebabkan kemacetan panjang di
SPBU untuk membeli BBM seperti yang terjadi siang kemarin SPBU Datar
Ruyung. Antrean motor dan mobil yang ingin membeli BBM hingga di
jalan-jalan protokol. Hal ini bahkan menyebabkan kemacetan pada siang
dan pagi saat jam padat, lantaran setengah badan jalan digunakan untuk
antre.
Pantauan RB, petugas SPBU belum
memberlakukan pembatasan pembalian BBM seperti yang biasa dilakukan saat
BBM mulai langka beberapa waktu lalu. Biasanya selain pembatasan
pembalian di setiap SPBU juga dijaga polisi, untuk menghindari
kemungkinan pelaku penimbunan BBM yang membeli menggunakan kendaraan
tangki modifikasi.
Uniknya, jika antrean terjadi di SPBU
pemandangan lain terjadi di penjual BBM eceran bahkan di depan SPBU.
Stok BBM di eceran melimpah, minimal 50 liter tersedia di tiap pengecer.
Untungnya kejadian ini belum dimanfaatkan pengecer menaikkan harga BBM
eceran yang kini Rp 8 ribu per liter.
Kadis Pertambangan dan Energi
(Distamben) BU Ramadanus, SE mengaku sampai saat ini belum ada
pemberitahuan dari Pertamina terkait hal-hal yang mungkin menyebabkan
kelangkaan BBM di BU atau Kota Arga Makmur. Sehingga ia menilai tidak
ada penundaan pengiriman atau pengurangan stok yang terjadi untuk
pasokan BBM di Arga Makmur.
“Biasanya kalau ada masalah seperti
pengurangan atau keterlambatan karena suatu hal, Pertamina konfirmasi ke
kami (Distamben, red). Tapi sejauh ini tidak ada masalah yang
dilaporkan. Tapi jika masih berlangsung akan kita konfirmasi ke
Pertamina,” pungkas Ramadanus.(qia)
Sumber: RB