ARGA MAKMUR – Ustad
Taufiqurrahman, SQ atau yang biasa dikenal dengan Ustad Pantun kemarin
brhasil membius masyarakat Kota Arga Makmur Bengkulu Utara (BU).
Menariknya lagi, dalam lawatannya ke BU, Ustad lulusan Perguruan Tinggi
Ilmu Al-Quran (PTIQ) ini juga mendoakan Bupati BU Dr. Ir. HM, Imron
Rosyadi, MM, M.Si untuk menjadi Gubernur Bengkulu.
Hal ini terus disinggung Ustad Pantun disela penyampaian Taisyiahnya. Ia juga berharap jika kedepannya Provinsi Bengkulu dipimpin oleh Gubernur yang amanah dan memegang teguh agama Islam sehingga bisa melakukan pembangunan dengan pesat.
“Kalau sekarang Pak Imron sudah jadi Bupati, Isya Allah kedepannya akan jadi Gubernur, kita doakan sama-sama. Tapi harus kompak, kalau ada yang berbohong nanti pasti akan kualat,” ujarnya sembari tertawa lepas.
Kedatangan Ustad Pantun kemarin dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1435 H yang digelar Pemda BU. Kemarin Taufiqurrahman menyampaikan Tausyiah sekitar 1.5 Jam di halaman rumah Dinas Bupati BU dengan ribuan jemaah yang merupakan dari organisasi pengajian tiap kecamatan dan masyarakat umum. Acara ini juga diikuti oleh pejabat Pemda BU dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD).
Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si menuturkan niat Pemda BU dalam menghadirkan ustad-ustad kenamaan Ibukota belakangan ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu keagamaan masyarakat BU, terutama generasai muda. Sejauh ini ia menilai banyak terjadi pergeseran moral dari masyarakat BU sehingga lebih terlihat seperti mengadopsi kebudayaan barat yang bertentangan agama dan adat di BU.
“Masalah pergeseran moral ini sangat berbahaya bagi BU kedepannya, dimana generasi muda adalah pemegang tongkat etapet kepemimpinan,” uajr Imron.
Sebelumnya, BU pernah menghadirkan Ustad Soleh Mahmoet atau Ustad Solmet dan beberapa bulan lalu juga hadir Ustad Zaki Mirza dalam rangka HUT Kota Arga Makmur.
“Ini juga menunjukan keserriusan Pemda BU dalam membangun ahlaq yang terpuji bagi masyarakat,” kata Imron. (qia)
Sumber: Rakyat Bengkulu
The Comment: Berdo'a juga perlu kehati-hatian pak ustadz, jangan sampai do'a kita suatu saat dimintai pertanggungjawaban oleh Yang Maha Kuasa mengambulkan do'a.
