Rabu, 13 November 2013

Rabu, November 13, 2013
Antrean panjang kendaraan tak dapat melintas akibat putusnya jalinbar.SHANDY/RB
ARGA MAKMUR – Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Provinsi, Senin (11/11) mengakibatkan bencana di Bengkulu Utara dan Lebong. Di Kabupaten Lebong, luapan Sungai Amen tak hanya menimbulkan puluhan rumah terendam banjir, tapi juga mengakibatkan jembatan penghubung Termina Muara Aman Kelurahan Amen Kecamatan Amen dan Desa Talang Ulu Kecamatan Lebong Utara, ambruk dan terputus.

Dari Bengkulu Utara dilaporkan, jembatan di Jalan Lintas  Barat (Jalinbar) tepatnya di Desa Lubuk Lesung Kecamatan Lais Bengkulu Utara (BU) tadi malam sudah ditutup untuk kendaraan truk bermuatan dan bus. Akibat banjir, tanah dibawah aspal pangkal lantai jembatan sudah ambles terbawa arus sehingga hanya menyisakan bagian aspal. 

Jalan diperkirakan akan benar-benar putus lantaran sudah tidak ada lagi penahanan aspal yang menghubungkan antara jembatan penghubung sungai dengan tanah. Jika ini terjadi, jalinbar yang menghubungkan BU – Mukomuko akan putus total, maklum tak ada jalur penghubung lain yang bisa dilalui pengendara.

Ini berarti satu-satunya jalan menuju Mukomuko atau Sumbar harus melalui Kabupaten Lebong dan memasuki wilayah Ketahun BU dan kembali ke ibukota Kecamatan Ketahun. Itupun memakam waktu setidaknya 7 sampai 8 jam.

Sementara itu hingga pukul 22.00 WIB tadi malam, antrean truk terutama pengangkut Crude Palm Oil (CPO) dari  arah Mukomuko dan truk-truk muatan lainnya dari arah Bengkulu tertahan tak bisa melintas. Bahkan sebagian dari mereka terpaksa berbalik arah lantaran tak memungkinkan untuk melintas.

Tadi malam antrean kendaraan yang melintas setidaknya 1 KM dari dua arah. Selain lantaran kendaraan yang berbalik arah, kendaraan harus melintas satu persatu dengan arahan warga setempat.

Bagian tanah bawah aspal yang tergerus sekitar 1.5 M hingga pangkal jembatan. Kini dibawah jalan yang tergerus sudah menjadi arus sungai. Yang dikhawatirkan masyarakat dan Polisi yang berjaga, jika kendaraan melintas langsung tenggelam ke arus sungai lais.

Dilokasi, Ketua DPRD BU Buyung Satria, SH yang turun ke lokasi sempat berkoordinasi dengaan aparat TNI/Polri untuk melakukan penutupan jalan. Ia yakin jika kondisi jalan yang hanya menyisakan bagian aspal tidak akan mampu menahan bobot kendaraan terus-menerus dan dikhawatirkan ada korban jiwa.

“Jalan ini harus ditutup, cepat atau lambat pasti ambles dan putus. Yang kita hindari adalah jatuhnya  korban,” ujar Buyung berkoordinasi dengan TNI yang berjaga.(qia)

Sumber : Rakyat Bengkulu 

The Comment : Waduh, nggak bisa pulang Nih! Ada jalur alternatif yang lebih dekat daripada memutar via Lebong. Gunakan Jalur Lais - Arga Makmur - Unit 9 - Ketahun
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar