Rabu, 13 November 2013

Rabu, November 13, 2013
HULU PALIK – Seorang ibu muda, Ne (19) warga Desa Kota Lekat, Kecamatan Hulu Palik, BU yang tengah hamil, dilarikan ke RSUD Arga Makmur dalam kondisi kritis sekitar pukul 17.00 WIB, kemarin (10/11). Tak hanya dirinya, janin sekitar 5 bulan dalam kandungannya juga terancam jika tak cepat mendapatkan pertolongan dari tim medis.

Ne diketahui menenggak racun nyamuk jenis baygon cair di dalam kamarnya. Percobaan bunuh diri itu diduga akibat konflik rumah tangga. Saat itu, Ne muntah-muntah di dalam kamar dan mengundang kedatangan warga. Melihat Ne dalam kondisi lemas dan aroma baygon yang menyengat, warga langsung membawanya ke Puskesmas selanjutnya dirujuk ke RSUD Arga Makmur.

Pantauan RB di ruang IGD RSUD Arga Makmur, saat menjalani perawatan, Ne nampak sangat lemah dan terus muntah mengeluarkan cairan baygon dari mulutnya. Bahkan sesekali Ne berteriak kesakitan.

Salah satu kerabat Ne, mengakui kejadian in terjadi lantaran keributan rumah tangga antara Ne dan suaminya Iw. Namun ia sendiri tak tahu persis apa yang melatarbelakangi keributan tersebut.      

“Sekarang kami belum berani bertanya, karena memang kondisinya masih panik. Yang jelas ini ribut keluarga biasa, mungkin karena ini pasangan muda makanya tidak sabar,” ujar kerabat korban ditemui di RSUD Arma.

Kades Kota Lekat, Mudik Sukirman juga mengaku cerita yang berkembang di desa kejadian ini terjadi lantaran Ne terlibat ribut mulut dengan suaminya Iw siang kemarin. “Tapi belum tahu pasti yang benarnya sepertinya apa. Saat ini semua keluarganya berada di rumah sakit,” jelas Sukirman.(qia)

Sumber : Rakyat Bengkulu 

The Comment : Hidup ini gampang, yang susah menjalaninya. Tetapi lebih susah lagi jika mati dipaksakan :)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar