HULU PALIK – Seorang
ibu muda, Ne (19) warga Desa Kota Lekat, Kecamatan Hulu Palik, BU yang
tengah hamil, dilarikan ke RSUD Arga Makmur dalam kondisi kritis sekitar
pukul 17.00 WIB, kemarin (10/11). Tak hanya dirinya, janin sekitar 5
bulan dalam kandungannya juga terancam jika tak cepat mendapatkan
pertolongan dari tim medis.
Ne diketahui menenggak racun nyamuk
jenis baygon cair di dalam kamarnya. Percobaan bunuh diri itu diduga
akibat konflik rumah tangga. Saat itu, Ne muntah-muntah di dalam kamar
dan mengundang kedatangan warga. Melihat Ne dalam kondisi lemas dan
aroma baygon yang menyengat, warga langsung membawanya ke Puskesmas
selanjutnya dirujuk ke RSUD Arga Makmur.
Pantauan RB di ruang IGD RSUD Arga
Makmur, saat menjalani perawatan, Ne nampak sangat lemah dan terus
muntah mengeluarkan cairan baygon dari mulutnya. Bahkan sesekali Ne
berteriak kesakitan.
Salah satu kerabat Ne, mengakui kejadian
in terjadi lantaran keributan rumah tangga antara Ne dan suaminya Iw.
Namun ia sendiri tak tahu persis apa yang melatarbelakangi keributan
tersebut.
“Sekarang kami belum berani bertanya, karena memang
kondisinya masih panik. Yang jelas ini ribut keluarga biasa, mungkin
karena ini pasangan muda makanya tidak sabar,” ujar kerabat korban
ditemui di RSUD Arma.
Kades Kota Lekat, Mudik Sukirman juga
mengaku cerita yang berkembang di desa kejadian ini terjadi lantaran Ne
terlibat ribut mulut dengan suaminya Iw siang kemarin. “Tapi belum tahu
pasti yang benarnya sepertinya apa. Saat ini semua keluarganya berada di
rumah sakit,” jelas Sukirman.(qia)
Sumber : Rakyat Bengkulu
The Comment : Hidup ini gampang, yang susah menjalaninya. Tetapi lebih susah lagi jika mati dipaksakan :)
