| Bupati Imron Rosyadi |
ARGA MAKMUR – Bupati
Bengkulu Utara (BU) Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si berjanji akan
mengambil tindakan dan memberikan sanksi pada oknum pejabat Satpol PP
yang diduga memungut uang pada honorer Satpol PP terkait adanya tes CPNS
perekrutan khusus Kementerian. Hal ini jika nantinya terbukti oknum
pejabat menjanjikan bisa meluluskan dalam tes CPNS tersebut. Imron juga
meminta Inspektorat BU untuk turun melakukan pemeriksaan mencari
kepastian informasi adanya pungli tersebut. Jika benar, hal ini
menurutnya sangat mencoreng nama baik daerah yang memang sangat
berkomitmen menyelenggarakan tes CPNS bersih.
“Nanti kita lihat hasil pemeriksaan Inspektorat apakah benar itu terjadi, kalau benar ada pastinya akan kita ambil tindakan tegas,” ujar Imron.
Imron juga menegaskan jika masih ada masyarakat yang sudah menyetorkan uang pada siapun untuk meluluskan tes CPNS tahun ini baik honorer atau umum untuk segera mengambil uang tersebut. Ia memastikan jika pelaku yang memungut uang tersebut berbohong lantaran tidak ada satupun orang yang bisa memastikan kelulusan tes CPNS.
“Kalau ada yang menjajikan untuk lulus tes sudah pasti bohong, sesegera mungkin ambil uang janan sampai malah uang hilang percuma,” ujar Imron.
Tes CPNS Senin Lalu Dievaluasi
Sementara itu, terkait pelaksanaan tes CPNS tahun ini Minggu lalu, Imron
mengaku akan memanggil Badan Kepegawian Pendidikan dan Pelatihan Daerah
(BKPPD) untuk melakukan evaluasi. Hal ini terkait
kejanggalan-kejanggalan yang terjadi selama pelaksnaan tes. Terutama
adanya soal yang hilang dan perbaikan yang dilakukan saat sore usai
pelaksanaan tes oleh peserta.
Terkait perbaikan Lembar Jabaran Komputer (LJK) peserta yang dilakukan setelah pelaksanaan tes, ia akan memastikan jika benar perbaikan yang dilakukan hanyalah perbaikan identitas peserta dan bukan jawaban peserta. Apalagi pergantian tersebut bukan hanya dilakukan oleh panitia dari BKPPD melainkan juga disaksikan panitia yang lain dari kepolsian dan tim independent.
“Nanti laporan pastinya akan saya minta dari BKPPD sehingga tidak ada kecurigaan dari masyarakat,” demikian Imron. (Qia)
Sumber: Rakyat Bengkulu
test the comment with x-)
BalasHapus