ARGA MAKMUR – Bupati
Bengkulu Utara (BU) Imron Rosyadi mengisyaratkan jika politik “wani
piro” masih terjadi di Bengkulu Utara (BU). Hal ini terungkap dalam
acara pencanangkan kesepakatan Kampanye Damai dan pawai karnaval Pemilu
di BU kemarin.
![]() |
Bupati BU Dr. Ir. HM. Imron Rosyadi, MM, M.Si
ketika meneken MoU kampanye damai dan berfoto
bersama pimpinan parpol
yang sepakat melakukan mengikuti pileg sesuai aturan. SHANDY/RB
|
Dituturkan Imron, meski tak menegaskan
jika politik uang masih dilakukan para caleg ataupun parpol dalam meraih
dukungan. Namun pengeluaran untuk masyarakat pemilih masih lazim
terjadi, bahkan ia mengutif salah satu ungkapkan dari masyarakat yang
mengutarakan jika saat pemilu tak cukup dengan ucapan terimakasih.
“Kalau dalam pemilu ini tidak bisa terimakasih. Kalau kata warga itu,
tidak bisa dibelanjakan terimakasih itu. Kalau para caleg ini saya yakin
sudah mengerti,” ujar Imron sambil sersenyum lepas.
Meski begitu, ia berharap Pemilu di BU
tetap berlangsung Jujur, Adil, langsung, Umum, Bebas dan Rahasia
(Jurdil dan Luber). Bahkan ia mengecam jika ada parpol ataupun caleg
yang meminta konstituennya mengambil gambar surat suara yang dicoblos.
“Kalau sudah coblos difoto, trus ditunjukkan dengan caleg atau
parpolnya. Apanya lagi yang rahasia,” tambah Imron.
Ia mengaku khawatir dengan keamanan
pemilu di perbatasan. Namun ia yakin hal ini sudah diantisipasi oleh
polisi dalam melakukan pengamanan. “Yang berbahaya itu bukan saat
pemungutan suara, tapi saat penghitungan dan mobilisasi surat suara.
Disinilah kemanan dan saksi Parpol harus jeli, jangan sampai ada masalah
yang terjadi di BU,” imbuhnya.
Kemarin, 12 parpol menandatangani
pernyataan kampanye damai di alun-alun Rajo Malim Paduko Arga Makmur.
Setelah itu, mereka melakukan pawai karnaval dengan kendaraan melalui
rute Kota Arga Makmur, Lais, Air Napal, Tanjung Agung Palik dan Air Besi
serta kembali ke alun-alun Kota Arga Makmur.
Para caleg mengikuti dengan menggunakan
mobil pribadi yang dihiasi dengan atribute parpol maupun caleg. Acara
ini juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD). Pejabat Pemda
BU dan serta para caleg dan simpatisannya.(qia)
Sumber: RB